New Challenges and Achievements in 2021

December 31, 2021

Tidak menyangka bahwa di tahun 2021 ini semua orang masih harus berjuang dengan pandemik Covid-19, apalagi dengan adanya varian baru omicron. Tidak menyangka juga bahwa kita masih harus mengenakan masker, mengikuti protokol kesehatan disebabkan batas-batas terkait pencegahan dan penanggulangan Covid-19.

Namun di sisi lain, seluruh dunia bersyukur karena vaksin telah ditemukan. Hingga akhir tahun 2021 banyak orang yang telah menerima vaksin kedua, kemudian melanjutkan dengan booster atau vaksin ketiga.


Seperti pada kebiasaan di tahun-tahun sebelumnya, pada tulisan ini saya ingin membagikan perjalanan hidup di tahun 2021. Satu tahun perjalanan hidup ini secara pribadi menjadi rekaman sejarah dan pedoman bagi saya untuk memulai hidup di tahun yang baru. Berikut pencapaian dan pengalaman-pengalaman fantastis yang memberikan warna di kehidupan saya pada tahun 2021 ini. 


 
First Half of 2021: Start to live at Cheonan, South Korea


1. Working in Education Institutional as a Lecturer

Setelah lulus dari master di Agustus 2020 dan program magang hingga akhir 2020, saya diberikan kepercayaan untuk bekerja sebagai pengajar (aka dosen) di salah satu universitas di Korea Selatan. Saya merasa takjub sekaligus minder karena pendidikan akhir masih lulusan s2, namun bisa menjadi dosen di Korea Selatan.

Kesulitan tentunya dihadapi karena harus beradaptasi di lingkungan baru, ditambah lagi Covid-19 yang menyebabkan perkuliahan harus dilaksanakan secara online. Syukur saya memiliki kesempatan untuk mengajar di perkuliahan offline sejak November 2021. Di luar mengajar, saya juga memiliki tanggungjawab atas hubungan internasional dengan Indonesia.

Kalau ditanya bagaimana rasanya? Nano-nano, karena ada suka dan dukanya. Buat saya yang paling disyukuri adalah hari libur yang sama seperti anak perkuliahan.


Autumn Season


2. Licensed and Completion Certification from Korean Institution

Pada semester pertama ini saya juga coba mengambil sertifikat maupun lisensi yang diberikan oleh Korea. Setelah menyelesaikan kuliah di Social Welfare, saya akhirnya mendapatkan License Social Worker Level 2th. Sebenarnya ini bisa diurus setelah lulus, namun ada beberapa dokumen asli yang perlu didatangkan dari Indonesia jadi butuh waktu agak lama.

Kedua, saya mengikuti beberapa kelas online yang diselenggarakan oleh institusi Korea untuk mendapatkan berbagai sertifikat salah satunya seperti Professional Couching. Serta update kemampuan bahasa Korea di level 6! 



Second Half of 2021: Skill Development and Opportunities


Semester pertama di tahun 2021 banyak saya fokuskan untuk adaptasi di tempat kerja, plus update skill yang berkaitan dengan bidang kerja. Nah, di semester kedua tahun 2021 ini saya mulai berkegiatan dan meningkatkan skill di luar jam kerja. 


1. Get Korean Driving License

Mendapat SIM mengemudi mobil adalah resolusi saya sejak tinggal di Korea. Penyesalan karena tidak belajar menyetir waktu di Indonesia membuat saya memberanikan diri untuk mengikuti kelas dan tes untuk mendapat SIM di Korea. Memang prosedur dan harganya lebih mahal. Namun, saya merasa punya waktu dan kenapa tidak bila mencoba.

Saya coba merinci dengan jelas mengenai tata cara, prosedur, dan cerita mengambil SIM Korea. Silakan cek di sini, semoga membantu bagi teman-teman yang juga ingin mencoba.

Korean Driving License type 2



2. 2021 Seoul United Nations Youth Peacekeepers

Atas rekomendasi seorang teman, saya mencoba dan diterima sebagai salah satu UN Peacekeepers untuk membantu promosi acara besar UN tiap tahun yang kali ini diadakan di Seoul. Acara ini adalah 2021 Seoul UN Peacekeeping Ministerial. Kami dibagi ke dalam beberapa tim, dan bergerak secara individual dan tim.

Sayangnya banyak keterbatasan kegiatan karena Covid-19, jadi kami harus berkegiatan secara online. Walau demikian, silakan simak salah satu video yang dibuat tim kami dengan tema 'Pass your Peace'.





3. Free Trip in South Korea

Travelling adalah hobi saya. Nah, kebetulan sekali bulan Oktober dan November saya mendapat kesempatan untuk bisa trip gratis di Korea Selatan.

Bulan Oktober, saya dan 4 orang Indonesia lainnya disponsori oleh KTO Indonesia berkunjung ke tiga lokasi wellness Korea: budget, moderate, dan luxury. Wah, senang sekali bisa jalan-jalan di tempat baru dan menikmati perjalanan secara gratis.

Bulan November, giliran KTO Korea Selatan yang mengadakan trip gratis bagi para warga negara asing yang tinggal di sini. Setiap orang hanya boleh mendaftar untuk 2 perjalanan, dan beruntungnya saya masuk ke 2 perjalanan tersebut.

Yes, ini hanya perjalanan gratis, bukan seperti influencer lain yang pasti mendapat bayaran jasa. Namun saya sudah merasa bersyukur karena bisa 'healing trip' dengan gratis jalan-jalan seperti ini.


Luxury Trip KTO Indonesia: Camping Caravan

Trip KTO South Korea



Di luar itu semua, saya merasa lebih punya banyak waktu untuk diri sendiri di tahun 2021. Bertambah umur jadi semakin sadar bahwa stamina tidak sebugar dulu, mudah lelah dan gampang sakit. 

Banyak orang bilang bahwa umur hanya sekedar angka. Tapi NO buatku. Umur tidak bisa membohongi stamina tubuh. Jadi ya mesti dirawat, semakin tambah umur itu sama dengan ekstra perawatan diri.



Tahun 2022, yuk lebih peduli sama kesehatan.
Bye 2021, Welcome 2022. Siap untuk membuka lembaran baru!


South Korea, 31 December 2021.

2 comments:

  1. Another fresh new year is here. Another year to live andtogive, another year to laugh ant to love. Anotheryear to make mistakes, to learn, o forget, to doubt, and to to enjoy.

    Happy new year, Kak Emma.

    ReplyDelete

Powered by Blogger.