Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja

July 25, 2018
Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja

Jika menyebut Papua, kebanyakan orang spontan menyebut Raja Ampat. Hei, Papua bukan cuma Raja Ampat! Masih banyak tempat dan hal-hal yang bisa dijelajahi di tanah Papua.

Kaimana merupakan destinasi perjalanan saya di tanah Papua. Satu mimpi yang terwujud di Oktober 2017 yakni menginjakkan kaki di Indonesia Timur. Perjalanan menghadiahkan saya kenangan, maka lewat tulisan ini saya rangkum beberapa destinasi yang dapat dikunjungi di Kaimana, Papua Barat.

Kolam Sisir

Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja

Penduduk setempat menyebutnya sebagai Kolam Sisir, karena ia menyusuri jalan menuju Kampung Sisir. Kolam ini cukup besar dengan airnya yang bening dan bermuara hingga ke lautan.

Kolam Sisir terletak tak jauh dari Kota Kaimana. Walau begitu, kita perlu naik turun bukit hingga menemukan belokan tajam yang menyuguhkan kolam besar. Rindang pohon di sisi kiri dan kanan semakin menyejukkan mata. Namun jika airnya sedang meti (surut), maka kolam ini hanyalah sebuah daratan cekung.

Selain membasahkan diri di kolam, kita juga boleh naik perahu setempat untuk sekedar putar-putar lho!


Teluk Triton

Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja

Sebelum berangkat ke Kaimana, saya berharap dapat mengunjungi Teluk Triton. Apalagi bila melihat gambar-gambarnya di internet, yang agaknya mirip dengan Raja Ampat dengan pemandangan batu-batu besar yang berada di tengah lautan. Dan ternyata memang benarlah demikian.

Menurut cerita masyarakat, Teluk Triton merupakan legenda burung garuda dan naga. Maka, gugusan pulau ataupun batu-batu yang tersusun menyerupai ekor naga.

Triton merupakan perairan luas dan terkenal sebagai habitat hiu paus. Namun tak mudah bertemu dengan mereka, jika bertemu anggap saja sebagai faktor keberuntungan. Namun tak bertemu hiu paus bukanlah soal, karena masih banyak yang dapat dinikmati selama menyusuri teluk ini.

Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja

Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja

Di wilayah perairan Teluk Triton terdapat banyak tempat persinggahan yang dapat dikunjungi. Karena keterbatasan waktu, saya hanya dapat berkunjung ke dua tempat yakni Pantai Ermun dan Kampung Namatota. Yuk, lihat apa saja yang ada di sana!


Pantai Ermun

Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja

Pantai Ermun merupakan pantai singgah untuk bersantai di perairan Teluk Triton. Silakan snorkeling ria, berenang di bibir pantai, ataupun mengambil foto sesuka hati. Seluruh tempat di pulau ini menggiurkan, terutama airnya yang bening asyik.


Kampung Namatota

Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja

Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja

Dikenal dengan sebutan Kampung Namatota, tempat ini merupakan area berpenduduk. Di samping kampung ini terdapat perusahaan ikan, makanya mayoritas penduduk bekerja sebagai nelayan.

Walau berada di Papua, penduduk setempat kebanyakan beragama Islam. Hal ini karena kampung ini kedatangan seorang raja yang menjadi penyebar pertama ajaran Islam. Makam raja tersebut juga terdapat di pulau ini. Oh ya, di kampung ini terdapat SD YPK (Sekolah Dasar Yayasan Pendidikan Kristen) lho. Luar biasa toleransinya!

Terjun bebas dari jembatan ke laut hingga berkumpul dengan anak-anak Namatota, rasanya menyenangkan.


Kota Senja

Tahukah kamu ada lagu berjudul "Senja di Kaimana" karangan alm. Alfian? Seperti lagunya, senja di Kaimana memang menawarkan kenangan yang merasuk ke hati. Bagaimana tidak? Sinar matahari yang mulai terbenam dari balik awan, bias pada laut dan daratan hingga terbentuk sorotan dari langit bagaikan lampu sorot panggung. Aduhai!

Kaimana, Rindu Pulang Kota Senja
Jepretan seorang teman, yang kala itu berjodoh dengan senja

Secara garis besar, Kaimana adalah wilayah dengan perairan yang luas. Tiap sudutnya berpapasan dengan laut yang masih asli, asri, dan bening. Sayangnya, kesadaran akan pembuangan sampah dan eksploitasi perikanan masih menjadi persoalan. Selain daerah pariwisata, Kaimana juga memiliki area terpencil di kaki gunung, di mana transportasi dan listrik terbilang masih sulit.

Walau demikian, bagi saya pribadi, senja memanggil untuk kembali ke kota ini. Kaimana memang tidak populer seperti Raja Ampat, tapi kurindu pulang ke Kota Senja.

Jadi, kapan kita ke Kaimana lagi?


Yuk, simak cerita lainnya ketika saya di Kaimana, di link ini!



Oktober 2017.
Kaimana, Papua Barat, Indonesia.
#kaimana #papua #papuabukancumarajaampat

12 comments:

  1. Kereen kak Emma��

    Suatu saat nanti, semoga bisa ketemu lagi di Kaimana��

    ReplyDelete
  2. Ngiler banget pengen kesini ngeliat airnya yang turquoise begituuuu 😍😍😍😍😍, ini pas acara KI itu ya Teh Emma ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Smp jatuh cintaa deh..emang tanah Papua punya segudang keindahan:) ini pascanya kak, ak masih stay bbrp hari setelahnya..

      Delete
    2. Iya pasti jatuh cinta lah Indah kayak begini Teh hahaha. Kapan ya Saya bisa kesana 😪. Ooh paska nya, sekelompok sama Mbak Temmy juga ya ?, Gimana sih anak2 disana ?

      Delete
    3. Yg namanya Indonesia timur kan ya.. Amin disegerakan kaka. Iyes sm mom Tem jg, anak2nya pemalu tp hatinya baik cem hello kitty :)

      Delete
  3. Keren banget kk Emma, sayang waktu itu kita gak jadi reunian disana, semoga sekali waktu bertemu di sana ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. 🙈🙈 iya nih kak, mgkn lain kali atau mgkn di lain tempat yaa!

      Delete
  4. Kak emma.,., Keren, aku suka banget tulisannya. suatu saat pasti akan datang ke Kaimana lagi kak,,,,,, see you Kak Emma

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kak vicky! Thank you a lot:) yes,sukses dulu buat belajarnya di US. And see you! 😊

      Delete
  5. Karena lagu itu saya punya mimpi, melihat senja di Kaimana. Semoga terwujud suatu saat nanti. Salam kenal ya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wooow!!! Amin semoga segera terwujud ya, saya-pun demikian :)

      Delete

Powered by Blogger.